Penyap malam menjelma bilahbilah matamu
menusuknusuk sukma mengelupaslepas raga
Biru lebam wajah rembulan terkoyak
isak ilalang nan menderu gelombang
Komatkamit kurapal mantra pancasona
menggamit harap kukerlingkan pesona
Isyarat itu nyata..
nestapa takmungkin selamanya
Wahai wadyabala ekajati
rapal mantra jamus kalimasada sakti,
wategen ing nala....
galang swatantra galang swatantra..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Blog Archive
-
▼
2010
(65)
-
►
May
(21)
- Siapa yang Paling Berani
- Bebas Parkir
- Noordin M Top Berdasarkan Primbon
- Kidung Purwajati
- KISAH DEWA RUCI
- SERAT DJONGKO DJOJOBOJO
- Dewa Ruci
- WEJANGAN DEWA RUCI
- DOA IJAZAH RASULULLAH SAW KEPADA SHAHABAT ABU BAKA...
- Nabi Khidir mengubati dengan Asmaul Husna
- Amalan yang paling disukai Allah
- Nabi Khidir datang ke Baitul Haram
- Kisah Khidir dan Abu Mahjan
- Khidir datang menegur peniaga
-
►
May
(21)
Labels
Artikel
(5)
Dewa Ruci
(3)
Doa
(2)
Emha Ainun Nadjib
(2)
Esai
(15)
Galang Swatantra Ekajati
(29)
Guyon
(10)
Indonesia Raya
(2)
Janji di dalam Panji
(10)
KH Musthofa Bisri
(1)
Khidir
(9)
Kidung
(1)
Pasemon
(5)
Puisi
(27)
Renungan
(27)
Sapardi Djoko Damono
(4)
Serat
(3)
Surat
(1)
WS Rendra
(1)

0 comments:
Post a Comment